Senin, 25 April 2011

Tips Penting, Perlakuan kenari saat anakan menetas

Tips Penting :  PERLAKUAN KENARI SAAT ANAKAN MENETAS


Salam kenari mania…………..
Tuhan menciptakan kita akal yang kita gunakan untuk belajar dan menemukan jalan keluar dari permasalah dan kesulitan yang kita hadapi, salah satunya beternak kenari. Memelihara kenari memang gampang-gampang susah apalagi berhubungan dengan mahluk yang bernyawa harus benar-benar mengerti tiap sifat dan karakter dari tiap masing-masing kenari. Bagi saya tiap burung itu memiliki karakter yang unik begitu juga dengan kenari tidak mudah kita pelajari dan pahami. Tetapi bukan berarti tidak bisa kita pelajari, semakin lama kita “berhubungan intim” dengan kenari semakin kita mengerti keunikan kita tentang kenari dan makin menyenangkan, mau mencoba?
Saya akan mengerucutkan permasalahan hanya pada kenari yang baru menatas sampai bisa makan sendiri,  dan penanganannya karena banyak terjadi kegagalan pada tahap ini. Mohon maaf mungkin tiap peternak kenari memiliki pengalaman sendiri-sendiri dan berbeda-beda, dan tulisan ini saya tulis berdasarkan pada pengalaman pribadi dan mengesampingkan pengalaman dari yang saya dengar atau baca dari peternak lain, ini karena lebih memudahkan saya menulis karena atas dasar pengalaman  sendiri.  Saya akan mencoba membagi dalam 3 tahap : Yuk kita kupas satu-persatu : 

1.      Tahap Rentan mati pada anakan/masa kritis (Umur  1  –  10 hari):
Pada saat inilah biasanya masa kita yang paling rawan karena banyak anakan yang mati, ada beberapa hal yang perlu disiapkan antara lain ;
  • Lampu bohlam 5 watt
Lampu atau penerangan saat masa ini sangat mutlak diperlukan karena biasanya anakan akan diloloh indukan hampir tiap 1 jam sekali dan itu membutuhkan penerangan indukannya saat makan dan melolohnya. Lampu ini dibutuhkan saat malam hari saja kalo tempat ternak kita saat siang dapat penerangan  sinar matahari lampu kita matikan saja. Lampu ini dibutuhkan saat tahap ini saja tahap selanjutnya kita bisa matikan lampunya saat malamnya karena tahap kritis sudah terlewati.
  • Extra Fooding , Vitamin dan Sayuran
Pemberiannya  jangan sampai telat karena masa ini asupan gizi untuk indukan yang baru selesai mengeram juga sangat penting untuk memulihkan tenaga dan meloloh anakannya yang baru menetas.
  • Control  lolohan
Coba perhatikan jika saat meloloh anakannya apakah benar-benar diloloh atau tidak, jika tidak bagus melolohnya biasanya anakan akan mati. Tahap ini juga kita perlu amati indukannya juga apa perlu di pelihara atau dilego. Kalo bagus lolohannya baiknya kita pakai.
  • Pemasangan ring
Pada masa  ini biasanya yang menggunakan ring akan memasangnya jika sudah lewat masa ini akan sedikit kesulitan karena ring sudah susah masuk karena kaki-kaki anakan kenari sudah besar.

2.      Tahap Aman (Usia 10 s/d 20 hari )
Aman disini kita bisa melihat apakah indukannya ini bisa meloloh dengan baik atau tidak jika indukannya bisa meloloh  kita bisa bernafas lega karena indukannya bisa kita andalkan. Tahap ini kita perlu lanjut lagi keperawatan selajutnya :
  • Lampu bolam tidak perlu di nyalakan lagi
  • EF dan sayuran tetap akan dijaga,  keberadaannya karena pada tahap ini indukan akan makan tambah banyak dan tambah sering makan, hampir tiap habis meloloh indukan akan makan kembali, jika kurang pakan dikhawatirkan anakan akan kurus dan indukan jadi menjadi lesu.
  • Cabut lolohan, ini biasanya dilakukan oleh peternak yang ingin anaknya cepat banyak dengan cara melolohnya sendiri. Kemudian indukannya akan cepat bertelor kembali.
  • Awas indukan Birahi dan Solusinya
Indukan yang cepat birahi lagi harus benar lebih banyak dikontrol, karena anakan pada tahap ini belum bisa makan sendiri kalo tidak kita tangani akan ditinggalkan sama indukannya. Untuk antisipasi nelor tanpa kawin, baiknya saat kelihatan birahi masukan jantannya jika memang jantannya kita pisah, jika tidak dipisah lanjut kita bersihkan sarangnya dengan desinfektan, dan ganti bahan sarangnya  karena ada indukan yang suka mencabuti bulu anakannya saat indukan birahi kareana tidak tersedianya bahan sarang yang baru.

3.      Tahap Lepas Sapih ( < 20 Hari)
  • Pisah dari Indukan,
Pada  umur lebih dari 25 hari biasanya anakan sudah mulai keluar sarang dan mulai belajar mengepakkan sayap belajar terbang, anakan sudah mulai belajar matuk-matuk pakan, baiknya ajari makan-makanan lunak seperti telor puyuh matang dekat dengan sarang atau tenggeran.
  • Menu pakan,
Jika  anakan sudah dipisah dari indukannya yang paling digemari anakan kenari biasanya yang lunak seperti telur rebus dan biasanya ditempatku saya kasih cede putih untuk mempercepat pertumbuhan anakannya.
  • Kandang umbaran,
Untuk melatih anakan terbang agar otot-otot sayapnya bagus, dan menjaga staminanya masukan ke dalam kandang umbaran untuk hariannya.
  • Mastering
Dalam usia dini biasanya anakan kenari lebih mudah dimaster dari pada usia dewasa, semua terserah anda mau dimaster menjadi kenari isian atau kenari standar masing-masing penangkar punya keperluan yang berbeda.
Tulisan ini masih jauh dari sempurna, kritik dan saran yang membangun akan sangat berguna bagi kami untuk melengkapi kekurangan tulisan ini. Semoga bermanfaat bagi teman-teman sekalian

Salam
Arif, Trisakti Bird Farm
0815 7435 6889, 021-9420 4239

anakan-anakan AF yang sehat dan lincah
anakan-anakan AF yang sehat dan lincah
anakan-anakan AF yang sehat dan lincah
anakan-anakan AF yang sehat dan lincah
anakan-anakan AF yang sehat dan lincah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar